Tak Ternilai

Aku tak ingin menjadi yang terbaik diantara rangkulan malaikat-malaikat mu

Aku tak mengenal mu, seperti mereka yang selalu tahu siapa dirimu

Biarkan aku memudar,  hilang,  lalu terlupa

Senyuman indah biarkan menjadi sebuah balasan indah

Aku takut dejavu memandang

Menghampiri,  lalu kembali mengubur dalam-dalam

Aku hanya ingin menggoreskan kanvas putih itu dengan memori indah saat kita pernah bersama

Hanya kecil,  disudut yang nyaris tak terlihat

Sampah adalah bentuk terindah ku yang selalu tak bosan menghantui

Seperti lalat yang hinggap pada lauk ternikmat

Biarkan memang aku lebih membenci diri saat rasa tak terbendung

Sial saja dirimu,  yang ku hampiri hingga kini

mungkin akan lebih indah jika kita tak pernah bersua
#TakTernilai

Iklan

dari Jiwa yang mati …. hamba meminta

sujud

terkadang batin bertanya hingga perih
apa maksud yang terjadi ?
apa maksud yang diberi ?
apa maksud semua ini ?

Bukankah semua akibat dipikul sebab
Lantas mengapa tak kunjung terjawab
hanya terus bertanya tanpa ada jawab

Mungkin hamba kurang pahala
Mungkin hamba kurang usaha
hanya merumuskan mungkin-mungkin lainnya

Ya Rabb
Berikan hamba obat hati
Berikan semangat di jiwa yang mati
Jawab tanya sebelum mengapi
apa maksud semua ini ?

Ya Rabb
Sampai detik ini, hamba terus meminta
Terjawab semua hal yang kau beri
Meminta petunjuk terbaik bagi hamba
bukankah Kau ingin hamba terus mengabdi
lantas , mengapa kau dekatkan duri pada jiwa
kau buat terasa membeku dihati

Ya Rabb,
Beri rasa ikhlas ,
pada kesayangan yang Kau ambil
pada luka yang membekas
pada cobaan yang kau beri

Ya Rabb,
Buanglah rasa benci yang ada didada
hadirkanlah terimakasih yang selalu tercurah
bimbing selalu hambamu yang renta
semoga tidak menapak dijalan yang salah

Poem by
-AHMAD SYAHRONI-

Rabbana aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar.

MENCARI SURGA

blog - surga ibu
Mencari Surga

Hujan disana semakin deras

merangkul sunyi amat keras

sampai aku dirampas

memaksa untuk bergegas

kutinggalkan secarik surat biru

Berdegup batin penuh haru

Kulangkahkan kaki yang layu

Untuk mencari dimana ibu

Selamat tinggal ibu tiri

Ku titipkan kau pada Ilahi

Ikhlaskan aku untuk pergi

Mencari surga, bekal untuk MATI

11-02-2011
© ASR

story of my friend

MIMPI BINATANG JALANG

tak peduli paras penuh luka

Menerjang jauh imajinasi maya
Pemikiran melesat menerjang badai

Dimensi waktu sekejap merantai

Seorang anak dengan berlimpah harapan

Tersandar lesu diatas dipan

Menatap langit kusam menerawang

Menanti mimpi yang akan datang

Walau hanya binatang jalang

Tak ragu mimpi menerjang

Keyakinan besar meresapi

HIDUP BERAWAL DARI MIMPI

18-02-2011
ASR © 2011

by: SyahRonny Ahmad