Tak Ternilai

Aku tak ingin menjadi yang terbaik diantara rangkulan malaikat-malaikat mu

Aku tak mengenal mu, seperti mereka yang selalu tahu siapa dirimu

Biarkan aku memudar,  hilang,  lalu terlupa

Senyuman indah biarkan menjadi sebuah balasan indah

Aku takut dejavu memandang

Menghampiri,  lalu kembali mengubur dalam-dalam

Aku hanya ingin menggoreskan kanvas putih itu dengan memori indah saat kita pernah bersama

Hanya kecil,  disudut yang nyaris tak terlihat

Sampah adalah bentuk terindah ku yang selalu tak bosan menghantui

Seperti lalat yang hinggap pada lauk ternikmat

Biarkan memang aku lebih membenci diri saat rasa tak terbendung

Sial saja dirimu,  yang ku hampiri hingga kini

mungkin akan lebih indah jika kita tak pernah bersua
#TakTernilai

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s