Kembali

Tahun ke tiga aku disini

Berada disampingmu dalam bisu

Terus menatapmu namun kau sunyi

Tak lagi ada tawa,  hanya hembusan pilu

Tak bosan aku memandang
Walau hanya tulisan dalam kayu
Namun kini menjadi haru karena tertulis namamu
Kokoh berdiri menyambut doa yang datang

Kehilangan masih membekas dihati
Meninggalkan ruang yang tak mungkin terisi
Begitupun kau yang tak mungkin kembali
Maka ku biarkan saja hingga terasa mati

Tak bosan lisan ini menyuar
Menceritakan kisahmu yang sulit terlupa
Indahnya dulu yang hanya bisa dirasa
Memori canda menghantui hingga aku lelap

Sepi masih membawa hembusan angin
Masih memandangmu dengan lirih
Tak henti ku titipkan butiran doa
Berharap senyuman mu abadi menghiasi mimpi

Tidurlah kawan
Ku pastikan lenteramu tetap menyala
Seperti semangat yang dulu selalu kau berikan
Saat aku tak kuat menggenggam luka

Aku pulang,
Kini aku tak takut kau sepi
Begitupun aku,  tak akan merasa sepi
Karena Tuhan pasti menemani
Dan kau pasti sabar menanti
Sampai takdir memaksaku untuk ikut kembali. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s